Selasa, 12 Oktober 2010

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN : IMPLIKASI ETIKA DARI TEKNOLOGI INFORMASI


2  
PENDAHULUAN
  • Masyarakat mulai perhatian terhadap etika, terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat menggangu hak privacy individu.
  • Dalam dunia bisnis, salah satu alasan utamanya adalah masalah pembajakan.
  • Namun, subyek etika komputer lebih dalam daripada hanya sekedar masalah privacy dan pembajakan.




3  
MORAL, ETIKA & HUKUM
  • Moral
  ÜTradisi kepercayaan tentang perilaku benar dan
      salah.
       ÜPeraturan-peraturan mengenai tingkah laku.
  « Dibangun pada tiap individu, sejak mulai lahir.
  « Setiap masyarakat mempunyai sekumpulan 
     moral yang berbeda dengan masyarakat lain,  
       namun ada persamaan yang mendasar.
       « Landasan perilaku sosial kita : “Bertindaklah yang
         benar secara moral”.




4  
MORAL, ETIKA & HUKUM
  • Etika
  ÜSekumpulan kepercayaan, standar atau pemikiran  yang dimiliki oleh indvidu, kelompok atau  masyarakat.
  « berakar dari bahasa Yunani Ethos : karakter.
  « etika bertindak sebagai pengarah tindakan kita.
  « Setiap individu bertangung jawab kepada      masyarakatnya atas perilaku mereka.
  « Etika yang ada pada satu masyarakat berbeda yang   ada pada masyarakat yang lain dan sngat      dipengaruhi oleh budaya masyarakat tersebut.




5  
MORAL, ETIKA & HUKUM
  • Hukum
  Ü Peraturan perilaku formal yang dipaksakan     oleh otoritas berdaulat (Pemerintah).
  « Sampai saat ini sangat sedikit hukum yang     mengatur penggunaan komputer.
  « Hal ini karena komputer merupakan       penemuan baru dan sangat dinamis       sehingga sistem hukum kesulitan       mengikutinya.  




6  
BUDAYA ETIKA
  • Gambaran mengenai perusahaan, mencerminkan kepribadian para pimpinannya
  • Budaya etika adalah perilaku yang etis.
  • Penerapan budaya etika dilakukansecara top-down.
  • Langkah-langkah penerapan :


Tetapkan
Corporate
Credo 
Tetapkan
Program
Etika 
Tetapkan
Kode Etik
Perusahaan




7  
BUDAYA ETIKA
  • Penerapan Budaya Etika
  • Corporate Credo :
Pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai yang dianut
dan ditegakkan perusahaan.
  • Komitmen Internal :
      • Perusahaan terhadap karyawan
      • Karyawan terhadap perusahaan
      • Karyawan terhadap karyawan lain.
  • Komitmen Eksternal :
      • Perusahaan terhadap pelanggan
      • Perusahaan terhadap pemegang saham
      • Perusahaan terhadap masyarakat




8  
BUDAYA ETIKA
  • Penerapan Budaya Etika
  • Program Etika
Sistem yang dirancang dan diimplementasikan
untuk mengarahkan karyawan agar melaksanakan
corporate credo
Contoh : audit etika
  • Kode Etik Perusahaan
      • Lebih dari 90% perusahaan membuat kode etik yang khusus digunakan perusahaan tersebut dalam melaksanakan aktivitasnya.
      • Contoh : IBM membuat IBM’s Business Conduct Guidelines (Panduan Perilaku Bisnis IBM)




9  
ETIKA dan
JASA INFORMASI
  • Etika Komputer (Computer Ethics)
  • Definisi menurut James H. Moor.
    • Analisa mengenai dampak alamiah dan dampak sosial dari teknologi komputer yang berhubungan dengan formulasi dan justifikasi kebijakan pemanfaatan teknologi tersebut secara etis.
  • Aktivitas yang dilakukan oleh CIO :
    • Mewaspadai dan sadar sepenuhnya, mengenai bagaimana komputer mempengaruhi masyarakat.
    • Formulasikan kebijakan yang memastikan bahwa teknologi tersebut digunakan secara etis.
    • Bukan hanya CIO yang bertanggungjawab mengenai etika komputer, dan manajer lainnya.




10  
ETIKA dan
JASA INFORMASI
  • Alasan Pentingnya Etika Komputer
  • Logical Malleability (Kelenturan Logika)
    • Kemampuan memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita inginkan.
    • Hal yang paling ditakuti oleh masyarakat adalah orang-orang yang memberi perintah dibelakang komputer.

  • Transformation Factor (Faktor Transformasi)
    • Komputer dapat mengubah secara drastis cara kita melakukan sesuatu.
    • Contoh : e-mail




11  
ETIKA dan
JASA INFORMASI
  • Alasan Pentingnya Etika Komputer
  • Invisiblity Factor (Fator tidak kasat mata)
    • Komputer dipandang sebagai “black box”, dimana semua operasi di dalam komputer tidak terlihat oleh mata.
    • Hal-hal yang tidak terlihat :
    • Nilai-nilai pemrograman à ketidakmampuan komputer untuk memberikan apa yang diinginkan pemakainya, tidak diketahui oleh pemakai tersebut.
    • Perhitungan rumit à pemakai tidak tahu bahwa perhitungannya rumit dan harus percaya bahwa perhitungan itu benar.
    • Penyalahgunaan à tindakan yang tidak etis yang mengganggu privacy pemakai dimungkinkan untuk dilakukan di dalam atau menggunakan komputer.




12  
HAK SOSIAL DAN KOMPUTER
  • Hak Atas Komputer (1)
    • Hak atas akses komputer
   Setiap orang tidak perlu memiliki sebuah komputer. Namun pemilikan atau akses komputer merupakan kunci mencapai hak-hak tertentu lainnya, yakni mendapatkan pendidikan yang baik, pelatihan keahlian, mendukung wiraswasta, dan lain-lain. 
    • Hak atas keahlian komputer
   Di awal pemunculan komputer, ada ketakutan yang luas dari para pekerja bahwa komputer akan mengakibatkan pemutusan hubungan kerja masal. Kenyataannya, komputer telah menciptakan pekerjaan lebih banyak daripada yang dihilangkannya. Sehingga pengetahuan tentang komputer sebagai suatu kebutuhan.  




13  
HAK SOSIAL DAN KOMPUTER
  • Hak Atas Komputer (2)
    • Hak atas spesialis komputer
   Mustahil seseorang memperoleh semua pengetahuan dan keahlian komputer yang diperlukan. Karena itu kita harus memiliki akses ke para spesialis tersebut, seperti kita memiliki akses ke dokter, dan pengacara. 
    • Hak atas pengambilan keputusan komputer
   Walau masyarakat tidak banyak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai bagaimana komputer digunakan, msyarakat memiliki hak tersebut. Hal tersebut layak jika komputer dapat berdampak buruk bagi masyarakat. Hak-hak tersebut dicerminkan dalam UU komputer yang telah mengatur penggunaan komputer. Di Indonesia masih dalam tahap pembahasan dan belum dalam bentuk RUU.  




14  
HAK SOSIAL DAN KOMPUTER
  • Hak Atas Informasi (1)
Dikenal dengan istilah PAPA (Privacy, Accuracy, Property,
Accessibility)
    • Hak atas Privacy;
   Setiap orang memiliki hak untuk dibiarkan menyendiri dalam mendapatkan informasinya. Hak tersebut sedang terancam karena ada dua kekuatan, yaitu meningkatnya kemampuan komputer yang digunakan bagi pengintaian dan meningkatnya nilai informasi bagi pengambilan keputusan. 
    • Hak atas Accuracy;
   Komputer dipercaya mampu mencapai tingkat akurasi yang tidak dapat dicapai oleh system non komputer.  




15  
HAK SOSIAL DAN KOMPUTER
  • Hak Atas Informasi (2)

    • Hak atas Property;
   Dalam hal ini adalah hak milik intelektual (hak atas kekayaan intelektual) dalam bentuk program-program komputer. Sehingga HKI tersebut tidak digandakan secara illegal oleh pemakai atau kadang untuk dijual kembali, hal tersebut dilindungi UU Hak Cipta, UU Paten dan perjanjian lisensi. 
    • Hak atas Accessibility;
    • Hak akses informasi yang memang dipublikasikan, seperti berita-berita, hasil penelitian, dll..




16  
KONTRAK SOSIAL JASA INFORMASI
  • Memastikan bahwa komputer akan digunakan untuk kebaikan sosial, yang menyatakan :

      • Komputer tidak akan digunakan dengan sengaja untuk mengganggu privasi seseorang.
      • Setiap ukuran akan dibuat untuk memastikan akurasi pemrosesan komputer.
      • Hak milik intelektual akan dilindungi.
      • Komputer dapat diakses masyarakat sehingga anggota masyarakat terhindar dari ketidaktahuan informasi.




17  
KODE ETIK
  • Kode etik ACM (Association for Computing Machinery - 1947)
  Kode perilaku profesional menyatakan bahwa seorang anggota ACM selalu bertindak dengan integritas, berusaha meningkatkan kemampuannya serta kemampuan dan prestise profesinya, bertanggung jawab atas pekerjaannya, bertindak dengan tanggung jawa profesional, dan menggunakan pengetahuan dan keahlian khususnya untuk kesejahteraan umat manusia. 
  • Kode etik DPMA (Data Processing Management Association – 1951)
  Misi dari DPMA adalah menjunjung manajemen informasi yang efektif dan bertanggung jawab untuk kebaikan para anggotanya, para pemberi kerja, dan masyarakat bisnis.




18  
KODE ETIK
  • Kode etik ICCP (Institute for Certification of Computer Professionals – 1973)
  Memberi sertifikasi kepada para profesional komputer, yang meliputi certified computer programmer (CCP), certified in data processing (CDP). Ditempuh dengan ujian dan harus setuju dengan kode etik ICCP. Kode etik ICCP ada yang bersifat permanen dan dapat diperbaharui secara berkala. Bila terjadi pelanggaran maka dapat mengakibatkan sertifikasinya dicabut. 
  • Kode etik ITAA (Information Technology Association America – 1961)
  ITAA merupakan suatu asosiasi bagi organisasi-organisasi yang memasarkan perangkat lunak dan jasa yang berkaitan dengan komputer. Kode etik ITAA mengatur penilaian, komunikasi, dan kualitas jasa dengan klien.




19  
ETIKA dan CIO (1)
  • Faktor-faktor yang
  Berpengaruh pada CIO 
Hukum
Budaya Etika
Perusahaan
Tekanan
Sosial
Kode Etik
Profesional
Tekanan
Pribadi
Perilaku
CIO




20  
ETIKA dan CIO   (2)
  • Persepsi Etika oleh Para CIO :
    • Memanfaatkan kesempatan untuk bertindak tidak etis
      • Umumnya CIO tidak bertindak tidak etis, bahkan pada saat ada kesempatan.
    • Etika membuahkan sukses
      • CIO yang berhasil adalah CIO yang berperilaku etis




21  
ETIKA dan CIO   (3)
      • Perilaku etis diantaranya adalah TIDAK :
        • Menyembunyikan informasi;
        • Menjelekan saingannya;
        • Mencari “kambing hitam”;
        • Mengambil pujian yang bukan haknya.




22  
ETIKA dan CIO   (4)
    • Perusahaan dan manajer memiliki tanggungjawab sosial.
      • Umumnya demikian bila dibandingkan dengan pra pemegang saham.

    • Keyakinan etika didukung dengan tindakan
      • Diwujudkan dengan adanya tindakan tegas dan tidak mentolerir perilaku tidak etis.




23  
ETIKA dan CIO   (5)
  • Langkah untuk mencapai operasi komputer yang etis :
    • Formulasikan kode perilaku
    • Tetapkan aturan dan prosedur penggunaan komputer
    • Jelaskan sanksi yang diberikan pada pelanggar
    • Kenali perilaku etis
    • Fokuskan perhatian pada etika komputer dengan pelatihan dan buku-buku.




24  
ETIKA dan CIO   (6)
  • Langkah untuk mencapai operasi komputer yang etis (lanjutan) :
    • Sosialisasikan UU yang berkaitan dengan kejahatan komputer.
    • Simpan pertanggungjawaban tindakan tiap spesialis informasi dan lakukan audit etika untuk encegah pelanggaan etika.
    • Gunakan program rehabilitasi untuk para pelanggar etika.
    • Dorong agar para spesialis informasi untuk ikut perkumpulan profesi.
    • Berikan contoh perilaku yang etis.
2010-10-12

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.